Arsip Tag: Gurih

Kenapa makanan bersantan menjadi lebih enak disantap setelah diangetin…??


Sayur Lodeh
sayur Lodeh

Beginilah nasib negara `berkembang’ kek Indonesia. Sebenernya, disebut negara `berkembang’ hari gini keren juga. Bayangkan, Indonesia diprediksi Bank Dunia bakal jadi negara dengan perkembangan tertinggi di dunia setelah China tahun ini! Bahkan, negara-negara keren kek Amerika dan Eropa malah kembang kempis karena kurang berkembang. Tapi, sayangnya Mbah Google bukanlah dukun yang adil. Kalo ditanya soal bahan makanan yang umum di Barat, seperti susu, keju, pasti beliau lancar komat-kamit. Tapi, giliran ditanya makanan `negara berkembang’ seperti tempe, santan, tahu pong, yang ada cuma banyak asep menyan ngepul, jam muter, dan sedikit mantra. Sisanya, blank! Jadi, lebih gampang nulis soal sejarah sushi daripada santan. Nasib surasib! Jadi, inilah cerita ala kadarnya hasil dari nyambung-nyambungin data yang ada dengan logika kimia seperti biasa. Lanjutkan membaca Kenapa makanan bersantan menjadi lebih enak disantap setelah diangetin…??

Menikmati hangat dan enaknya pisang goreng “Pisang-ku”


Pisang Goreng "Pisang-ku"
Pisang Goreng "Pisang-ku"

Sobat…! coba anda bayangkan anda ketika di pagi hari yang dingin dan gerimis di kala hari libur, anda duduk di beranda rumah ditemani dengan secangkir teh manis yang masih mengepul dengan penganan pisang goreng. Pisang yang manis dengan selimut tepung yang tebal dengan rasa yang  krenyes-krenyes… ah nikmatnya pagi…
Lanjutkan membaca Menikmati hangat dan enaknya pisang goreng “Pisang-ku”

Soto Betawi Haji Husein – Manggarai


Warung Soto Betawi H. Husein
Warung Soto Betawi H. Husein

Lagi-lagi kita bicara tentang soto Betawi, Soto ini memang sangat menggoda selera darimana pun asal anda pasti menyukai soto Betawi, kuahnya yang medok, gurih ditambah dengan daging yang empuk sangat menggugah selera. Kali ini soto yang saya cicipin adalah soto Betawi Haji Husen, soto ini sudah cukup terkenal dikalangan pencinta soto Betawi, bahkan sudah ada yang menjadi langganan tetap warung soto Haji Husen. Berlokasi di Bilangan Manggarai tepatnya di Jalan Padang Panjang, jalan ini merupakan jalan penghubung antara Jalan Minangkabau Timur dan Jalan Dr. Saharjo. Lanjutkan membaca Soto Betawi Haji Husein – Manggarai

NASI TUTUG ONCOM KALEKTORAN BU TINI


Jl.Kalektoran depan gang masuk Bubur Zaenal. Nasi TO, Ikan Asin, Tahu Goreng,
Telor Ceplok, Kue-kue dan gorengan, buka: 06.00-14.00

Nasi Tutug Oncom-Ariep.multyply.com

Di seberang Gang masuknya Buryam Haji Zaenal, ada warung Nasi TO (tutug oncom), makanan khas aseliTasikmalaya. Sering juga disebut Sangu Tutug Oncom yang artinya adalah nasi (sangu) ditutug (dicampur) dengan oncom. Melihat lauk pendampingnya yang macam-macam bikin kalap juga, akhirnya ngambil telor ceplok, ikan asin, tahu, lalapan (timun, leunca) dan dua macam sambelnya, sambel goang (rawit) dan sambel merah terasi. Karena udah makan ½ porsi Buryam jadilah mesan Nasi TOnya juga ½ porsi , soal rasa wah enak banget, oncomnya wangi dan gurih banget , Nasinya juga pulen jadi tidak pake lauk aja sudah enak banget, apalagi dikasih sedikit ikan asin dan sambel yang pedes , nyesel banget Nasi TO yang versi gini tidak tersedia di Jabodetabek dan sekitarnya. Lauk lainnya yang kudu dicoba, ada ayam serundeng, bala-bala (bakwan) dan tempe goreng tepung, combronya juga mantap oncom dan bumbunya. Habis makan Nasi TO yang pedes bikin mulut kebakaran, tapi tenang aja banyak kok pemadamnya, ada Pisgor, Bola-bola Ubi, Nanas dan Nangka Goreng (ditaruh di kulit lumpia trus digulung) dan agar-agar santan gula jawa yang ditaruh di gelas-gelas kecil, kebetulan yang terakhir ini snack jadul favorit saya, jadilah nyoba 1 buat dessert (jarang-jarang kan breakfast ada dessertnya), untuk Nasi TOnya seporsi cuman 3,500 dan ½ 2,500, murah dan top rasanya, the real honest food. (harga beberapa taun lalu yah hehe)

Sumber : Arie ”ayie” Parikesit (Moderator Jalansutra)

SOP AYAM PAK MIN – KLATEN = urbanisasi Kuliner


Sop Ayam Pak Min

Ternyata urbanisasi bukan hanya orang saja yang pindah dari desa ke kota, bahkan masakan khas daerah pun turut serta untuk urbanisasi menyerang kota Jakarta, kali ini dari tempat makan yang cukup kondang di daerah klaten membuka cabangnya di daerah Jakarta, tepatnya di timur Jakarta, berbatasan dengan pondok gede, yup Sop Ayam Pak Min yang asli Klaten. Menempati sebuah ruangan yang cukup luas di gedung Futsal di Halim perdanakusuma, Jl Raya Pondok Gede.

Saya berkesempatan mampir di sop ayam pak min ini ketika waktu berbuka puasa menjelang, rencana awal yang akan berbuka dengan mie yogya harus batal, karena tidak berjualan. Sempat bingung saya harus berbuka dimana lagi, karena tidak ada back up plan … haiyaaaaaah. Istri saya yang berbonceng di belakang saya tiba-tiba berteriak… ”ke Sop Ayam pak min aja… kan masih baru buka tuh..!”, ya sudah akhirnya saya memutuskan untuk mampir di sop ayam pak Min. Lanjutkan membaca SOP AYAM PAK MIN – KLATEN = urbanisasi Kuliner

Soto Kudus Gudang Seng Cabang Pinang Ranti


Soto Kudus
Soto Kudus

Yang sering melintas di Jalan Raya Kalimalang tepatnya di Gudang Seng pasti sudah mengenal Soto Kudus ini. nah rupanya Soto Kudus ini berekspansi membuka cabang baru di daerah Pinang Ranti, tepat berada di seberang SMA 48 Pinang Ranti, motor yang saya kendarai terpaksa berputar kembali karena melewati kios soto kudus ini. saya pun memarkir motor di depannya, ketika saya masuk tampak 2 baris meja panjang dengan kursi plastik tertata rapi dan terkesan masih tampak baru. Lanjutkan membaca Soto Kudus Gudang Seng Cabang Pinang Ranti

Soto ceker, sedap, gurih dan empuk


Soto Ceker
Soto Ceker

Satu lagi ketemu tempat makan yang enak, murah dan meriah, di belakang Lapangan Sepak Bola Mabes Polri, tepatnya di depan pertigaan Perum Peruri Blok M Jakarta selatan. Menu andalannya sih sop ceker yang ajib bin sedep. Dengan hanya bermodalkan terpal tenda dan gerobak dorong si Abang Penjual soto ceker ini mulai berjualan ketika mulai sore, tepatnya jam 17.00 dia sudah mulai berjualan. Info tukang soto ceker ini berasal dari teman saya yang juga hobby makan, pertama kali datang ke soto ceker ini sempat ragu karena, tulisan di gerobaknya hanya berjualan soto ayam saja, akhirnya saya memberanikan diri untuk menanyakan kepada abangnya…… yuhuu.. ternyata dia jualan ceker juga, tulisan di gerobaknya katanya salah cetak. Lanjutkan membaca Soto ceker, sedap, gurih dan empuk

Bebek Cabe Hijau di Bebek Boss


Bebek Cabe Hijau
Bebek Cabe Hijau

Kian hari Popularitas bebek kayaknya makin top bgt, bebek yang dulu dikenal keras, liat dan ulet dagingnya, sekarang menjelma menjadi idola baru di dunia kuliner, istri saya yang dulu tidak suka bebek, berbalik 180 derajat menjadi FBB (Fans Berat Bebex), agak menyesal juga saya menjerumuskan istri saya dengan dunia bebek (Kantong tekor euy) setiap meliat ada yang jualan bebek maunya mampir melulu. Benar benar menyesal saya he he he he . Lanjutkan membaca Bebek Cabe Hijau di Bebek Boss

DALADA (KATANYA SIH OLEH-OLEH BANDUNG)


Dalada bawang goreng dan Cabe Rawit garing

Mendengar namanya pasti semua bertanya-tanya, apaan tuh..? makanan apa souvenir..? ya pasti pada bingung, ngakunya sih oleh-oleh khas Bandung, Cuma koq saya Tanya orang bandung sendiri pada bingung… apaan sih…? He he he. Perkenalan saya dengan Dalada ini berawal dari Postingan di milis Jalansutra, kalo yang belum tau apa itu milis Jalansutra coba search aja di google yak pasti ketemu dah. Lanjutkan membaca DALADA (KATANYA SIH OLEH-OLEH BANDUNG)

Nasi Kebuli Ibu Hanna – Mampang


Nasi Kebuli.. (gbr. detikfood)
Nasi Kebuli.. (gbr. detikfood)

hmm mendengar nasi kebuli yang terbayang adalah buliran nasi yang lezat dengan aroma rempah yang sedap dan daging kambing yang empuk dan gurih. di provokasi oleh Member Js pak Iksa akhirnya tergugah untuk mencicipi nasi kebuli yang direkomendasikan pak Iksa ini. berbekal Informasi dari beberapa member JS, sepulang ngantor yang memang kebetulan dekat dengan TKP langsung menyusuri Jl mampang Prapatan yang rada gelap gulita akibat Gardu Cawang terbakar. tidak beberapa lama setelah melewati POM bensin Shell akhirnya ketemu juga warung nasi kebuli Ibu Hanna, motor langsung diparkir dihalaman. hmmm rada gelap gulita neh hanya diterangi oleh beberapa batang lilin, oh masa bodo lah, toh koordinasi antara tangan dan mulut sudah baik dan gak bakalan salah masuk, pelayan datang langsung pesan Nasi kebuli + teh manis hangat, tidak beberapa lama pesanan pun datang, nasi yang berwarna agak kekuning-kuningan ini menimbulkan aroma harum khas nasi kebuli, potongan besar daging kambing tersaji dalam satu piring. nasi kebulinya lumayan lembut dengan bumbu yang tidak terlampau tajam ditemani dengan sambel goreng ati + acar, rasa pedas sambel dipadu dengan rasa asam acar membuat sensasi yang cukup apik dimulut, sedep euy he eh. daging kambingnya digoreng dengan racikan bumbu yang pas, gurih dan tidak berbau khas kambing, empuk. mudahan2 tensi darah gak naik he he he. tidak sampai 30 menit hidangan tandas tidak tersisa, total kerusakan hanya 28 ribu rupiah. ada minus yang kurang dari Nasi kebuli Ibu Hannai ini… porsi nasi kebulinya terlampau sedikit he he he doyan apa lapar ye….

silahkan mencoba bagi yang berminat, nasi kebuli ibu Hanna ini patut untuk dicoba.. Lokasi Jl. Mampang Prapatan Raya, tidak jauh dari Pom Bensin Shell Mampang

salam

Alex