Melintasi Jembatan Condet demi menghindari kemacetan Pertigaan Rindam jaya


Jembatan condet  yang Lama

Jembatan condet yang Lama

Bosan dengan rutinitas macet yang semakin hari semakin menggila, saya pun mulai berpikir untuk mencari alternatif lain melewati Pertigaan Rindam Jaya – condet yang macetnya bikin sakit kepala sama bikin lapar hati dan lapar perut😛 karena buntu macetnya aja bisa sampe pertigaan rancho bahkan sampai fly over tanjung barat. saya teringat ketika jaman SMP dulu pernah melewati Jembatan Gantung Condet yang membelah Sungai Ciliwung, menghubungkan antara Pasar Minggu dan Condet Bale kambang. namun karena begitu lamanya saya tidak melewati jembatan gantung ini saya pun lupa, jalan mana yang saya harus lewati. Apalagi Jembatan ini pernah hancur berantakan diterjang banjir yang melanda kota Jakarta, sehingga saya pun tidak tau kondisi jembatan ini, apakah sudah diperbaiki atau belum, tapi berdasarkan informasi dari teman-teman saya jembatan ini sudah diperbaiki, bahkan lebih kekar dari sebelumnya.

Jembatan Condet Yang baru

Jembatan Condet Yang baru

Dengan bantuan google maps saya bisa menemukan kembali jalur ini.  akhirnya ketika jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, saya tidak membuang waktu lagi, dengan berbekal hasil dari google maps yang sudah saya cetak, saya pun mulai meraba kembali jalur ini, sempat bingung ketika sampai stasiun Pasar Minggu, karena begitu padatnya kendaraan, sehingga saya harus berjalan pelan untuk menemukan jalan masuk menyebrangi rel kereta api stasiun Pasar minggu. di mulut jalan ini cukup banyak tukang ojek yang ngetem, sehingga jalan yang sempit bertambah sempit, bahkan ketika bunyi kloneng-kloneng perlintasan kereta api berbunyi mereka dengan santainya menyerobot untuk menyeberangi rel kereta api, ngeri saya lihatnya kayak punya banyak nyawa aje…😦. saya sempat bingung karena jalan mulai menyempit ketika saya sukses melewati perlintasan kereta api Stasiun Pasar Minggu ini, namun Alhamdulillah saya berhasil menemukan jalan menuju Jembatan Gantung ini. ketika sampai dimulut Jembatan ini sempat kaget karena begitu curam tanjakannya, bahkan ketika sudah melewati jembatan ini, turunan jembatan ini begitu curam bahkan nyaris 45 derajat kemiringannya. wedeh kalo yang gak biasa bisa berbahaya ini, apalagi kalo pas hujan… . namun dibalik itu jembatan ini sudah dibangun kembali bahkan dengan konstruksi yang lebih kokoh dibanding sebelumnya. Alhamdulillah dengan melewati jembatan ini, berkurang kemacetan yang harus saya alami.🙂
salam
AX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s