Tak Tersisa sampai Tetes terakhir (Nikmatnya Pallu mara)


sop ikan pallu mara

sop ikan pallu mara

Setelah beberapa minggu yang lalu mencicipi Ikan bakar di Kedai Mancing Jl TMII, kemaren sore langsung saya telp teman saya yang asli Bantaeng Sulawesi Selatan untuk mencicipi Ikan bakar di Kedai mancing, gayung pun bersambut bahkan karena ada kata-kata saya yang provokatif mengenai cita rasa di Tempat makan ini, teman saya ini langsung bilang “Oke lah gue bayarin loe”….. beuh mantap makan gratis, akhirnya saya pun meluncur ke tempat tersebut. Begitu teman saya melihat menunya…….. dia memesan bukan hanya ikan bakar saja, tapi dia pesan Sop ikan, kalo dia bilang sih “Pallu mara”, hah apaan lagi tuh….? akhirnya saya pun mengiyakan saja bahkan untuk cemilan ringan pun dia pesan makanan yang masih asing bagi saya yaitu Barongko yang berbahan dasar pisang. Tak lama pesanan pun datang, wow ternyata Pallu mara ini datang dalam semangkok besar berisi 1 ekor ikan kakap yang dipotong menjadi 3 bagian, dengan kuah menguning berisi cabe rawit merah utuh yang pastinya pedes banget, dengan irisan tomat merah, tomat hijau dan belimbing wuluh, serta rajangan bawang putih dan bawang bombay, tak sabar saya pun menuangkan Pallu mara ini ke mangkok yang lebih kecil, ritual yang pertama kali saya lakukan adalah mencicipi kuahnya terlebih dahulu…… sruput……… beuh…. kuahnya asem tapi menyegarkan dengan rasa gurih yang pas, ditambah rasa pedes karena saya hancurkan cabe rawit merahnya…… wedeh mantap banget, ikan kakapnya lembut dan empuk, saya pun langsung terlena bahkan menu yang saya gadang-gadang untuk dicicipi pun (ikan bakar) menjadi terlupakan karena asyiknya menikmati pallu mara ini.

Di mangkok besar masih tersisa 1 potong kepala ikan kakap, teman saya pun mempersilahkan untuk menghabiskannya. Dengan semangat 45 saya pun menghabiskannya bahkan kuahnya pun saya sikat sampai tetes terakhir , tidak tersisa hanya cabe rawit merah yang masih tersisa……. kalo yang ini saya nyerah deh…… silahkan jika ada yang berminat menghabiskan cabe rawitnya.

Barongko yang sudah saya pesan pun, masih menggoda untuk dicoba, namun apa daya semua energi sudah dihabiskan untuk menikmati Pallu mara. Bagi saya pallu mara adalah contoh kesederhanaan sebuah masakan namun dibalik kesederhanaan tersimpan rasa yang begitu menggoda……!

Total kerusakan tidak diketahui, soalnya Gratis bo…………… senyum pulang ceria sambil membungkus 3 bungkus Barongko

Salam

Alex Setia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s