KELILING JAKARTA- BEKASI VIA PUNCAK DAN PURWAKARTA


Peta Rute

Peta Rute

Setelah sekian lama tidak melakukan perjalanan lagi dikarenakan kesibukan yang cukup menyita waktu dan disamping itu dikarenakan semakin renta-nya si bebex bohay (Sebutan untuk motor Honda Karisma) yang lebih dari 6 tahun menemani dikala suka maupun duka, dari pacaran sampe punya istri…” halah apaan sih……..”. dikompori oleh bodats alias Henry Parasian Siregar, aktivis Bloger otomotif dan juga pencinta kuliner maka disusunlah rencana untuk sekedar jalan-jalan memanaskan si bebex ini. gayung pun bersambut seorang rekan dari milis Karisma Honda, Riezki Ferdian Shandy alias “She om” yang sudah mengganti tunggangannya dari Honda Karisma menjadi Yamaha Byson. Ternyata doi sudah ngebet pengen jajal motor byson-nya di jalur yang banyak tikungannya, perjalanan ini pun kata doi (she om) yang sempat curhat sebagai pelampiasan, karena single touring-nya menuju kota pekalongan harus gagal karena ada sabotase, padahal doi sudah sampai setengah perjalanan alias sudah sampe kota Indramayu…. Weleh he he he he piss om shandy. Rencana awal yang cuma nginap semalam di puncak harus berantakan gara-gara ulah salah seorang miliser Karisma Honda yang dengan sengaja menyabotase rencana yang sudah cukup matang, alasannya klasik…. “maaf ya brader saya gak bisa bangun pagi……… “ .. kalo kata bang Rhoma “ TERLALU”……..!. (Cerita hanya rekayasa saja dan bukan yang sebenarnya untuk menghindari dari segala fitnah). Akhirnya bertiga kami menyepakati untuk menempuh jalur puncak menuju ke Cipanas untuk sarapan bubur Ayam yang menjadi langganan saya dan Bodats jika sedang berkunjung ke Cipanas lalu dilanjutkan ke Purwakarta mencicipi Sate Maranggi, sate Khas Purwakarta dan dilanjutkan balik via Karawang menuju Bekasi dan Jakarta. Kami membagi menjadi 3 etape, etape pertama Jakarta Cipanas, Etape ke 2 Cipanas – Purwakarta dan etape ke 3 Purwakarta – Jakarta

Etape 1 Jakarta – Cipanas

Berkumpul di bilangan Taman Mini Indonesia Indah tepatnya di sebuah SPBU jam 05.00 pagi, alhamdulillah sesuai rencana karena kami bertiga dapat berkumpul tepat waktu, ngobrol sebentar dan tepat jam 05.30 kami memulai perjalanan kami, untuk etape ini kami mengambil jalur jalan raya bogor. Rupanya walau pun masih agak gelap jalan raya bogor tampak ramai lalu lalang kendaraan, bahkan di pasar Cisalak lalu lintas cukup tersendat, namun selepas itu lancar kembali namun memasuki pasar Cibinong perjalanan kami tersendat kembali, terhambat lalu lalang orang yang berbelanja di dipinggi jalan pasar Cibinong ini, saya yang kebetulan berada di posisi depan akhirnya mengambil inisiatif untuk mengambil jalur alternative yaitu Sentul, mengingat masih banyak pasar yang akan kami lewati jika kami memaksa lewat jalur Jl. Raya Bogor Ciawi. Namun sayang setelah berbelok melewati Sirkuit Sentul, hambatan yang kami alami adalah jalan yang rusak, banyak yang yang berlubang sampai dengan Perumahan Sentul City. Setelah melewati perumahan Sentul city relative perjalanan kami lancar melewati bukit pelangi sampai dengan gadog. Memasuki jalan raya mega mendung – Cisarua jalanan sudah mulai dipadati kendaraan yang mau berlibur disekitaran puncak. Sempat beristirahat di SPBU Cisarua untuk buang air kecil dulu sebentar. Ketika kami memasuki jalan raya Tugu menuju Puncak Pass, saya dikejutkan dengan suara Knalpot khas Motor Harley Davidson di Belakang saya, saya pun melirik ke spion tapi koq gak ada penampakan motornya, saya pun kembali menengok spion sebelah kiri saya, ternyata sebuah mobil pick up pengangkut sayuran.. apa mungkin ini…? ternyata benar ketika mobil pick up ini menyalip saya disebuah tikungan suara khas motor harley ini pun keluar lagi…….. gileeeeee mobil pick up suaranya mantep banget dah ah. ternyata mobil pick up ini sopirnya eudaan, dengan beraninya kembali menyalip sebuah mobil disebuah tikungan, padahal dari arah berlawanan muncul sebuah mobil juga. Alhasil saya sempat was-was jangan-jangan kena nih mobil bertabrakan, namun dengan smooth-nya mobil itu berhasil menyalip dan tidak bertabrakan dengan mobil di depannya.  Kami tiba

Bubur Ayam Pak Maman - Cipanas

Bubur Ayam Pak Maman - Cipanas

tepat jam 07.30 di Bubur Ayam pak Maman di bilangan Kota Bunga Cipanas, masih belum begitu ramai rupanya. kami bertiga mengambil tempat duduk di sebuah pojokan, sehingga bisa memantau pengunjung yang baru datang maupun pengunjung yang sudah selesai makan. Tidak lama pesanan pun datang 3 porsi bubur ayam, Gorengan bala-bala dan sate jeroan, buburnya kurang nikmat kalo tidak ditambah dengan sambelnya. Pagi hari yang indah ditemani bubur ayam dan teh manis hangat sebagai minumannya, ngobrol-ngobrol sebentar sampai dengan jam 9 , setelah itu kita langsung berangkat menuju Purwakarta.

Etape 2 Cipanas – Purwakarta.

Menuju Plered

Menuju Plered

Setelah kenyang dan mengisi perut di bubur ayam pak maman, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Purwakarta Via Padalarang dan Cikalong wetan. Dari bubur ayam pak maman kami menulusuri jalanan kota Bunga menuju jalan raya Cipanas, rute yang kami ambil melewati jalan belakang sehingga langsung tembus di daerah pacet, tanpa melewati Cibodas dan Pasar Cipanas. Jalanan didominasi tikungan dan tanjakan yang cukup tajam, sehingga beberapa kali saya dan bodat yang mengendari bebek harus turun gigi ke gigi rendah, sedangkan shandi yang yang mengendari Byson tampaknya tidak ada kendala melibas tanjakan. Sampai dengan jalan raya Cipanas Cianjur jalanan tidak begitu padat, bahkan sampai dengan kami tiba di Cianjur. Kami sempat salah berbelok menuju kearah Cikalong Kulon, Jonggol. Namun tidak begitu jauh kami langsung berbelok menuju jalan raya Ciranjang Raja mandala, jalanan yang mulus dan lurus sempat membetot gas namun tidak lebih dari 80 Km/jam, mengingat motor sudah tua he he he. Kalau byson kayaknya gak ada masalah nih…

Tiba di Jl raya Cipatat mulailah tikungan dan tanjakan kembali mendominasi, halangan yang kami hadapi di jalan ini adalah truk-truk pengangkut batu kapur yang berjalan pelan, belom lagi serpihan batu-batu kecil yang sempat menghantam kaca helm, namun alhamdulillah semua dapat diatasi sehingga kami tiba di Pom Bensin di Padalarang. Disini kami mengisi bensin full tank, lalu kami melanjutkan perjalanan menyusuri jalan raya padalarang lalu berbelok menuju kearah Cikalong wetan. Jalanan cukup bagus dengan kelokan-kelokan yang lumayan cukup tajam, namun tanjakan cukup berkurang sehingga motor bisa dipacu maksimal. Selepas Cikalong wetan menuju plered, mulai lah hambatan-hambatan kembali muncul, mulai dari pengendara motor yang bawa motornya ugal-ugalan sampai dengan iring-iringan truck container yang cukup banyak dari mulai yang kecil sampai yang besar, bahkan bannya saja bisa mencapai 22 buah…. Panjang banget kan…?. Sempat terlintas di pikiran, ngeri juga nih nyalip truck-truck container ini. namun saya beranikan diri dengan menyalip satu persatu truck container ini di trek lurus, saya tidak mau mengambil resiko menyalip truk ini di tikungan mengingat biasanya kepala truk sudah lewat namun buntutnya bisa membahayakan posisi kita. beristirahat sebentar di sebuah POM Bensin menjelang memasuki kawasan Perbatasan Jatiluhur untuk,   udara yang panas menyengat membuat tubuh cepat sekali dehidrasi sehingga asupan air minum harus terus menerus menggantikan keringat yang banyak keluar. Memasuki kawasan Kota Purwakarta lalu lintas ramai sekali, bahkan hampir terjadi kecelakaan menimpa shandi, ketika dia mendahului sebuah angkot yang berhenti di pinggir jalan yang padat, tiba2 angkot tersebut jalan tanpa tanda-tanda apa pun, sedangkan dari depan ada container sehingga posisi sangat rawan tersenggol container, namun untungnya sopir container mengerem, sehingga shandi dapat melalui angkot tersebut. Sampai di tiba perempatan Sadang terhalang lagi kemacetan,  karena banyak buruh pabrik yang menjelang makan siang keluar pabrik ditambah lagi angkot yang ngetem di mulut jalan sehingga jalanan menjadi stack. Tiba di RM makan Cibungur tepat jam 13.00 . lunch time  nih…….. pesan 30 tusuk sate maranggi, 1 sop daging, 1 porsi karedok dan 3 buah es jeruk. dan 6 buah nasi timbel mantap……..!.

Menu Makan Siang

Menu Makan Siang

Man In Black

Man In Black
Cikalong wetan

Cikalong wetan

Jembatan Cikamuning

Jembatan Cikamuning

Etape 3 Purwakarta – Bekasi

Puas menikmati kelezatan masakan RM Cibungur dengan sate marangginya, tepat jam 15.00 kami melanjutkan perjalanan menuju bekasi, kami mengambil jalur Bukit Indah tembus di dawuan, relative perjalanan berlangsung monoton karena trek lurus sepanjang jalan, bahkan ketika memasuki ring road kota karawang motor dipacu maksimal sampai dengan 100 Km/Jam, udah ngos ngosan si bohay (Sebutan untuk motor Karisma) mencapai kecepatan tersebut. Sempat ber narsis ria dengan bodat ketika menemui hamparan sawah yang menghijau, sedangkan shandi sudah berada didepan karena asyiknya memacu byson sampai kecepatan maksimal. Memasuki kota Cikarang mulai lah kemacetan sampai dengan pintu gerbang tol Cibitung. Memasuki kota bekasi relative tidak ada hambatan yang berarti sampai dengan rumah bodats, beristirahat sebentar dirumah bodats sambil ngasih oleh-oleh otak-otak Cikampek buat Juragan Nasi Uduk alias eko nasduk he he he. Pasti pemirsa semua bingung apa yang dimaksud otak-otak cikampek ha ha ha ha. Dengan polosnya, bodats memberikan otak-otak cikampek ke  eko nasduk, sambil memberitahukan agar segera dihangatkan. Saya dan  shandi akhirnya beristirahat di rumah bodat terlebih dahulu, tidak berapa lama juragan nasduk datang sambil membawa bungkusan otak-otak cikampek yang telah dihangatkan terlebih dahulu. Dengan santai dan penuh penasaran juragan nasduk ini membuka daun pisang pembungkus otak-otak cikampek ini, meledak lah tawa kami ketika eko nasduk ini bersungut-sungut ketika mengetahui apa itu otak-otak cikampek he he he he. Jam 18.30 saya dan shandi pamit pulang menuju kediaman masing-masing, saya ke pondok gede dan shandi menuju ke daerah bilangan slipi, saya berpisah dengan shandi di perempatan Galaxi. Tepat jam 19.30 saya tiba dengan selamat dirumah tercinta…….. lumayan melelahkan. Total km yang tercatat di odo meter saya dari Berangkat sampai dengan tiba dirumah + 292 Km.

Catatan

Otak-otak Cikampek = Combro sisa makanan kami di RM Cibungur yang kami kemas ulang dengan daun pisang dibungkus dengan plastik sehingga tampak memikat.

One response to “KELILING JAKARTA- BEKASI VIA PUNCAK DAN PURWAKARTA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s