PEPES BENDUNGAN WALAHAR ( RM HAJI DIRJA)


Pepes sedang diproses pembakaran

Membaca kata pepes, pikiran kita langsung menerawang kepada daun pisang, penggunaan daun pisang adalah wajib hukumnya, belum pernah saya mendengar ada pepes tanpa dibungkus daun pisang, kalo dibungkus aluminium foil saya yakin bukan pepes.:-p. pepes pun ada beberapa teknik cara memasaknya, ada yang dibakar ada juga yang model kukus. Di ranah pasundan, teknik memasak pepesnya adalah dengan cara dikukus dimatangkan dengan uap air yang panas, sedangkan di tanah kelahiran saya Bekasi yang dekat dengan Jakarta, pepesnya biasanya dibakar. Bukan kayak ayam bakar sih, tapi diatas pembakaran biasanya ada genteng yang terbuat dari tanah liat.. lalu pepes ditaruh diatasnya, entah dibakar dengan kayu bakar atau dengan arang membara.

Karawang yang notabene masih dekat dengan Bekasi ada sebuah rumah makan yang menu andalannya adalah pepes, mulai dari pepes jambal, pepes tahu, pepes jamur, pepes ayam, pepes oncom, sampai dengan pepes peda tersedia di rumah makan ini. saya pun mendapat informasi ini berasal dari komunitas milis jalansutra yang begitu banyak membahas tentang rumah makin ini.  akhirnya pada senin tanggal 6 Desember 2010, hasrat saya untuk mencicipi pepes ini tercapai juga. Dengan mengendarai motor berdua dengan rekan, saya mengunjungi rumah makan ini. tidak terlalu sulit menemukan rumah makan ini, berbekal  informasi yang saya peroleh dari mbah google dan Tanya orang di sisi kiri jalan raya Karawang he he he he.

pepes dan teman-temannya

Rumah makan yang terletak di ujung Jalan pintu masuk Bendungan walahar, tempatnya begitu sederhana, ada 2 pilihan tempat untuk mencicipi kelezatan pepes di rumah makan ini, apakah mau model seperti rumah makan, dengan meja panjang dan bangku-bangku atau dengan model lesehan dalam saung-saung nan rindang dikelilingi oleh banyak pepohonan. Saya memutuskan memilih model saung sebagai tempat untuk mencicipi pepesnya.  saya memesan pepes tahu, pepes jamur, pepes jambal dan pepes ayam. Ketika pesanan datang, saya kaget juga, karena ada kondimen udang goreng tepung dan tahu-tempe. Nasi pulen made in Karawang menemani saya membuka satu-persatu pepes ini, pertama kali yang saya buka adalah Pepes Jambal, tampak luar adalah daun pisang yang layu dan sedikit gosong akibat pembakaran, ketika bungkusan daun pisang ini tersingkap… (rok kaleee tersingkap he he he), pemandangan yang menggiurkan langsung terlihat, potongan kecil ikan Jambal berlapis bumbu dan daun kemangi berwarna kuning pucat tampak menggoda, aroma khas pepes ala bakar ini tercium, aroma kayu bakar begitu kuat menggoda indera penciuman saya. Rasa kemanginya begitu kuat dan bumbunya melimpah, tidak pelit bumbu, agak sedikit berkuah ketika, ketika mencicipi wedeh mantep dah apalagi nasinya pulen beneerrrr…. Digoyang pepes karawang euy. Saya pun berlanjut membuka pepes tahu dan pepes jamur. Kali ini saya terpana melihat pepes ini, bumbunya minimalis sekali, hanya rajangan bawang merah, bawang putih dan cabe merah tapi soal rasa tidak kalah lezat dengan pepes jambalnya. Oh ya sambel terasinya juga terasa begitu pas menemani pepes dan nasi pulen, keringat saya bercucuran begitu deras, namun terbantu dengan angin sepoi-sepoi efek dari rindangnya pepohonan. Selesai makan yang tersisa hanya rasa ngantuk efek dari pepes dan angin sepoi-sepoi. Total kerusakan yang saya harus bayar pun masih sangat ramah, berdua dengan teman saya menghabiskan kurang lebih 50 ribu rupiah. 2 pepes jambal, 2 pepes tahu, 2 pepes jamur, udang goreng, 1 kelapa muda, nasi timbel 4 buah. Luar biasa dengan harga segitu kita bisa menikmati sensasi lezatnya pepes bendungan walahar a.k.a Rumah makan Haji Dirja. Rata-rata harga perbuah pepesnya adalah 4 ribu rupiah, hanya pepes ayam saja yang berharga 9 ribu rupiah.

Catatan :

Lokasi Rumah makan H. Dirja Via GPS.  S6o 23’05.68” – E107o 21’40.12”, jika anda membawa mobil, silahkan masuk tol Jakarta Cikampek, keluar di pintu Karawang Timur, lalu berbelok ke kiri kea rah Jl Raya Karawang – Klari, lalu kira-kira setelah melewati 1 jembatan dan berjarak 500 dari jembatan ini ada berbelok ke kanan, patokannya adalah Minimarket Almafart, nah disampingnya ada pangkalan ojek dan jalanan menuju pintu samping Rest Area 57  Tol Jakarta Cikampek. Jika takut salah belokannya silahkan aktifkan GPS anda dan masukkan koordinat GPS. S6o 21’49.09” – E107o 21’40.03”

Selamat menikmati Pepes Bendungan walahar

2 thoughts on “PEPES BENDUNGAN WALAHAR ( RM HAJI DIRJA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s