TUKUL = Turing Kuliner…..!


Hobby Turing (jalan-jalan) dan hobby makan adalah salah satu hal yang tidak terpisahkan, berangkat dari hal tersebut lah, direncanakan suatu perjalanan dan makan2, kalo saya dan kawan memakai Istilah TUKUL ( Turing Kuliner) he he he bukan TUkul Arwana lho ya. Sehabis Kopdar dari Komunitas Motor di bilangan Panahan Senayan Jakarta, dengan beranggotakan sekitar 6 motor berangkatlah menuju kawasan Cipanas-Cianjur, Start dari Jakarta sekitar Jam 22.00 WIB, tiba di Hotel di bilangan Cipanas sekitar jam 02.30 Dinihari, koq lama banget, pasti pada berpikir gitu…he he he ¬†rahasia ah, malu diketahui khalayak ramai. Terbangun sekitar Jam 05.00, shalat shubuh, langsung mandi, berhubung hotel tidak menyediakan air panas, pake mandi air dingin dah, kebayangkan dinginya ntu air he he he. Selesai mandi, pindah ke Balkon kamar sambil menyeduh kopi dan memandang Gunung Gede yang diselimuti kabut tipis, menambah nuansa keindahan gunung tsb. Menu sarapan pagi dihotel hanya menyediakan nasi goreng dan roti bakar, akhirnya dipilih nasi goreng yang datang dengan porsi yang kurang nendang, dengan rasa yang cenderung biasa-biasa saja. Gak puas dengan sarapan pagi di hotel, meninggalkan hotel menuju Bubur Ayam di cipanas, tepatnya jalan masuk menuju ke Taman Bunga Nusantara Cipanas, tampilian bubur ayamnya biasa saja seperti bubur ayam lainnya, tapi rasanya top juga. Hangat, gurih Dengan kuah miinimalis, suwiran ayam, kacang kedele terpisah, menyediakan juga sate jeroan ayam. Bubur Ayam hangat + minum teh manis panas dengan suasana udara yang agak dingin, benar2 membuat bubur ayam tersebut sangat nikmat.

Puas dengan bubur ayam perjalanan dilanjutkan menuju tujuan berikutnya danau Telaga warna Puncak pass, tempat wisata yang letaknya nyempil ddidaerah puncak pass, banyak orang yang melewati objek wisata tersebut tapi tidak pernah ngeh ada danau namanya Telaga warna. Selesai membayar ticket masuk kita berkenalan dengan jagawana sana yang rupanya melirik box motor kita yang ada tulisan Ujung Genteng. Rupanya ini menarik perhatiannya, selidik punya selidik jagawana ini pernah bertugas di sana selama 3 tahun. Bahkan bapak ini bersedia mengantar kita lebih jauh lagi masuk ke dalam hutan disekitar Danau Telaga warna, bahkan dia bersedia mengantar masuk lebih jauh lagi mengunjung perkampungan di dalam Perkebunan teh yang sambil berkelakar dia bercerita saking putihnya orang sana minum aja ntu air kelihatan dari tenggorokannya he he hehe (canda deng…!)

Puas menikmati danau telaga warna dan sekitarnya, jam sudah menunjukkan jam 13.00, waktunya lunch time. Enaknya menggunakan motor bisa membelah kemacetan di daerah puncak yg sangat padat, kali ini kita makan siang di rumah makan “simpang rawi” dengan makanan ala sunda, yang disajikan secara prasmanan, tinggal dipilih2 he he he, saya suka sayur asemnya + ikan mas gorengnya, sayur asem dengan rasa sedikit manis + sedikit pedas, sedangkan ikan mas gorengnya digoreng yg menurut saya dengan bumbu yang minimalis, tapi rasanya mantap. Selesai makan siang di simpang rawi lanjut lagi menuju kota Bogor, oh ya di Jl. Raya Ciawi menyempatkan membeli oleh2. memasuki kota bogor rupanya para biker yang demen makan ini masih kekurangan oleh2, akhirnya menuju ke Asinan Gedong dalem, untuk membeli asinan buah dan asinan sayur. Selesai membeli oleh perjalanan pulang di dominasi oleh rasa kenyang akibat gila2an menyantap makanan di RM simpang rawi, kantuk mulai menyerang, namun akhirnya tiba di rumah dengan selamat. Turing yang menyenangkan sekaligus mengenyangkan………

3 thoughts on “TUKUL = Turing Kuliner…..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s