The Three Musketeer Nasi uduk Kebon kacang – Tanah Abang


Nasi uduk…?, siapa sih yang gak kenal nasi uduk, nasi yang dikenal gurih dan menimbulkan aroma khas yang sangat menggoda, apalagi  ditemani taburan bawang goreng & sambal kacang, perpaduan yang apik, gurih, bawang goreng yang crispi, berpadu dengan sambal kacang yang pedas. Hmmmmm

Tanah abang khususnya daerah kebon kacang merupakan salah satu tempat yang menyediakan nasi uduk yang cukup melegenda dikalang per-nasi udukan, saya menyebutnya the three musketeer (benar gak ya he he he), Nasi uduk Babe saman, Nasi Uduk Zainal Fanani dan Nasi Uduk puas hati, sudah menempati tempat di masing-masing penggemarnya….model selebritis lah. Seminggu sehabis lebaran ini bergerilya lah saya untuk mencoba the three musketeer nasi uduk kebon kacang.

Hari pertama adalah Nasi uduk Babe saman dibilangan Jl. Kebon Kacang XII (Kalo gak salah), berada di sisi jalan kebon kacang yang sempit, Babe Saman ini tetap dengan kesederhanaannya, konsep ala warung tenda, Nasi uduknya dibungkus daun pisang, seukuran kepalan orang dewasa, nasinya pulen begitu dicoba gurihnya muncul mantap di lidah, atasnya ditaburi dengan bawang goreng yang sudah layu karena uap panas nasi uduk, agak berkilau karena rendaman santan, pendampingnya adalah sepotong dada ayam berukuran sedang, paru goreng dan 1 tusuk sate udang yang digoreng, tempat yang sempit dan agak panas, menimbulkan nuansa yang berbeda kala menikmati nasi uduk babe saman ini, keringat yang mengucur, ditambah dengan pedasnya sambal kacangnya menambah semangat untuk mencomot nasi uduk mungil ini, tidak terasa 6 bungkus nasi uduk ini tandas,.

Hari berikutnya saya mengunjungi Nasi uduk Zainal Fanani dibilangan Kebon Kacang VIII, menempati sebuah ruangan terbuka dengan kursi dan meja panjang, penyajian nasi uduk seukuran kepalan orang dewasa  dibungkus daun pisang tidak berbeda dengan nasi uduk babe saman, nasi uduk pulen dengan pilihan beras terbaik, aroma khas nasi uduk muncul menggelitik untuk segera disantap nasinya pulen dan lembut, namun rasa gurihnya agak kurang , ditemani dengan potongan ayam yang empuk, agak asin tapi rasa gurihnya tetap muncul, paru goreng yang empuk namun sayang ukurannya terlampau kecil tidak sebanding dengan porsi saya, udang goreng yang digoreng agak garing plus tahu –tempe, sambalnya disediakan unlimited karena bisa ambil sendiri.

Hari ketiga saya mengunjungi nasi uduk puas hati yang letaknya tidak begitu jauh dari Zainal Fanani yaitu di Kebon Kacang IX, menempati tempat yang agak luas dibanding dengan babe saman dan Zaenal Fanani, tampilan nasi uduknya tetap sama dibungkus daun pisang dan tetap berukuran mini, sambil menunggu ayam goreng, paru goreng dan udang goreng, iseng mencicipi nasi uduknya tanpa apa pun just nasi uduknya aja, begitu dikunyah dan perasa di lidah mulai bekerja, wuih nasinya begitu lembut, rasa gurihnya pas dan tidak berlebih,…begitu pas lah, topping nasi uduk ini tidak ditaburi bawang goreng, namun bisa dipesan jika mau ditambah dengan bawang goreng, tidak lama pesanan yang lain datang, ayam gorengnya berukuran sama dengan babe saman dan zainal fanani, dari segi rasa, saya kira sebanding lah, namun begitu melihat paru gorengnya, wah ukurannya lebih besar dibanding kedua juara nasi uduk kebon kacang ini, empuk dan soal rasa tetap gak berbeda jauh. Experience yang luar biasa menikmati the three musketeer nasi uduk Kebon kacang ini, kalo saya ditanya soal mana yang lebih enak, mohon maaf saya tetap merekomendasikan ketiganya untuk patut dicoba, karena mereka mempunyai ciri khas yang berbeda pula.

Salam

Alex

Penikmat Nasi Uduk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s