Asyiknya menikmati Wedang Ronde Dikala Gerimis


Wedang Ronde

Wedang Ronde

Sore itu jalanan Jakarta diguyur hujan yang cukup deras, seperti biasanya tugas sepulang kerja adalah menjemput Permaisuri di bilangan jalan thamrin, sisa hujan masih turun lumayan deras, tapi berhubung agak malas mengenakan setelan jas hujan, saya pun menerobos gerimis dan padatnya lalu lintas jalan jenderal Sudirman menuju ke Jalan thamrin. Seperti biasa Bus-bus mengular dan bertumpuk di halte di depan gelora senayan dan halte di depan Polda Metro Jaya sehingga mengganggu arus kendaraan, tapi ya sudahlah pasrah saja, seperti air sungai mengalir saja. Nyaris 1 jam jarak tempuh Blok M sampai dengan Thamrin. Menunggu sebentar, akhirnya permaisuri keluar dari Kantornya Jam 6 lewat sedikit.

Gerimis yang masih turun perlahan mulai reda, menyisakan hawa dingin tatkala motor mulai menembus jalan Sutan Syahrir menuju ke Jalan Diponegoro, kembali kemacetan menghampiri, saling srabat srobot mencari celah hanya sekedar untuk maju paling di depan Lampu merah. Lepas dari jalan matraman raya menuju ke Pintu gerbang Bandar Udara Halim perdanakusuma dari arah jalan Kalimalang. Tampak sebuah gerobak wedang ronde setelah saya melewati Pintu Penjagaan Provost bandara, dengan penerangan lampu seadanya. Saya dan permaisuri menghampiri dan berhenti sebentar di penjual wedang ronde, untuk sekedar melepas lelah dan penat. Saya pun memesan 2 mangkok kecil wedang ronde.

Tidak berapa lama pesanan saya pun datang, uap panas masih mengepul ketika wedang ronda siap untuk dinikmati, aroma kuat jahe terhirup kuat ketika sendokan pertama mulai menjelajahi  indera pengecap saya, manis susu yang tidak berlebih, potongan roti tawar dan kacang sangrai yang gurih, ketika sedang asyik mengaduk saya menemukan 2 buah ronde, bulat dengan warna kuning menggoda, ketika digigit terasa kenyal, isinya berupa kacang dan gula merah yang meleleh memenuhi mulut, dengan rasa manis yang pas. Saya dan permaisuri pun asyik menikmati wedang ronde, ketika gerimis kembali turun walaupun tidak terlampau lebat.. ah asyiknya menikmati wedang ronde di kala gerimis.

Ketika selesai menikmati wedang rondenya, tubuh serasa di charge kembali, tubuh berasa hangat dan segar kembali, hanya dengan 10 ribu rupiah. Harga yang murah membuat senyum sumringah.

 

Salam

AX

2 pemikiran pada “Asyiknya menikmati Wedang Ronde Dikala Gerimis

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s